Sunday, 01 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Perak Tertekan, Dolar Menguat dan Tindakan The Fed Membebani Harga
Tuesday, 4 November 2025 19:53 WIB | SILVER |

Perak (XAG/USD) melemah pada hari Selasa ke kisaran $47,70 per ons, turun 1,10% hari ini, setelah mencoba memperpanjang reli baru-baru ini melampaui level $49,50. Tekanan jual meningkat seiring Dolar AS (USD) menguat, didukung oleh ekspektasi kebijakan moneter yang lebih ketat dari Federal Reserve (The Fed).

Logam abu-abu ini melemah di tengah nada yang lebih tegas yang baru-baru ini diadopsi oleh beberapa pejabat The Fed, termasuk Ketua Jerome Powell, yang menyatakan bahwa penurunan suku bunga lagi pada bulan Desember "tidak akan terjadi." Pasar saat ini memperkirakan peluang penurunan suku bunga sekitar 65% pada pertemuan Desember, menurut perangkat CME FedWatch. Sikap hati-hati ini memperkuat Dolar AS dan membatasi kenaikan aset-aset non-imbal hasil seperti Perak.

Di saat yang sama, ekonomi AS masih terhambat oleh kebuntuan anggaran yang sedang berlangsung di Washington, karena penutupan sebagian pemerintah memasuki minggu keenam. Jika berlanjut, ini akan menjadi yang terpanjang dalam sejarah AS, berpotensi menunda rilis indikator-indikator penting seperti laporan Nonfarm Payrolls (NFP) dan menambah ketidakpastian makroekonomi.

Investor juga mencermati ketegangan geopolitik dan perdagangan yang terus berlanjut, yang menjaga permintaan aset safe haven tetap tinggi. Komponen defensif ini membantu membatasi koreksi Perak, setelah kenaikan baru-baru ini didorong oleh ekspektasi bahwa The Fed dapat melanjutkan pelonggaran moneter jika risiko ekonomi meningkat.(alg)

Sumber: FXstreet

RELATED NEWS
Perak Terkoreksi, Investor Mulai Ambil Untung...
Wednesday, 7 January 2026 17:14 WIB

Harga perak (XAG/USD) berbalik melemah pada Rabu (7/1) setelah tiga sesi sebelumnya melonjak. Perak turun sekitar 2,5% dan berada di kisaran US$79,27 per troy ounce pada perdagangan terbaru, menandai ...

Perak Bisa Jadi Primadona Sekarang!...
Wednesday, 7 January 2026 08:12 WIB

Pasar perak masih fokus kuat pada fundamental yang mendukung harga tinggi hari ini. Meskipun ada beberapa koreksi dalam beberapa hari terakhir, struktur dasar pasar perak tetap rapat karena supply yan...

Harga Perak Kembali Menguat...
Tuesday, 6 January 2026 23:23 WIB

Harga perak naik menjadi sekitar $79 per ons pada hari Selasa, menandai kenaikan untuk sesi ketiga berturut-turut dan bergerak menuju level rekor. Serangan AS terhadap Venezuela dan penangkapan Presid...

Perak Mulai Bersinar di Awal 2026, Ada Sinyal Besar dari Ekonomi Global?...
Friday, 2 January 2026 08:02 WIB

Harga perak bergerak menguat pada hari ini, 2 Januari 2026, seiring meningkatnya minat investor di awal tahun. Sentimen pasar didorong oleh ketidakpastian global yang masih tinggi, membuat perak kemba...

Perak Stabil di Hari Terakhir Tahun, Investor Masih Hati-Hati...
Wednesday, 31 December 2025 08:16 WIB

Harga perak diperdagangkan stabil pada hari Rabu, 31 Desember 2025, menjelang penutupan tahun. Pergerakan harga cenderung terbatas karena banyak investor memilih menahan langkah di tengah likuiditas y...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS